Jumat, 08 Januari 2010

dunia jurnalis2

Jurnalisme warga mereposisi fokus misi media berita. Edward M. Fouhy dari pew center for civik jounalism memaparkan, “ Ini merupakan upaya untuk menautkan kembali dengan persoanal nyata yang dihadapi oleh pembaca atau pemirsa dalam kehidupan sehari-hari yang penting bagi mereka, bukan sebagai calao bagi mereka, melainkan memperlakukan warga untuk bertanggung jawab dalam mengatur diri mereka sendiri, kegimbang memperlakukanya sebagai konsumen barang-barang dan jasa yang dijual kepada mereka.

Berkembangnya blog secara pesat menjadi media komunikasi yang interaktif karena didukung oleh mudahknya akses para pengguna kepada fasilitas penyedia blog (seperti blogger, blogspirit, multiply, wordpress dll), mudahnya pengelolaan blog, bahkan oleh orang awam sekalipun. Adanya fasilitas kolom komentar pada setiap artikel memungkinkan penulis blog berinteraksi langsung dengan pembaca setia blognya. Dengan semakin meluasnya peminat penulis dan pembaca blog maka semakin banyak pula warga mampu berperanserta dalam pengambilan keputusan publik.

Di satu sisi, ketika masyarakat biasa menjadi ‘wartawab’ pada sisi inilah jurnalisme warga memiliki kelemahan yang besar, akursi berita dan ketidakpatuhan pada kode etik jurnalisme. Berita apa saja dapet disampaikan oleh siapa saja, dengan mengandalkan pembaca sebagai alat kontrol. Pembaca dapat menyanggah, menyalahkan dan memberi informasi yang benar. Di dunia akademik, kehadiran citizen journalism atau sering juga disebeut jurnalime patriotisipatoris mendapat kritik keras. Vincent Mhaer dari Rhides Unicersity, misalnya, menyebut kelemahan jurnalisme ini karena tidak memiliki “3E”, yakni etika, ekonomi, dan epistemologi. Di sisi lain, blogger memiliki kemampuan membangun jaringan yang sangat besar: jaringan para blogger indonesia.

Aturan jurnalisme tetap diperlukan bahkan diperluas. Oleh karena itu, perlu pengadaan kode etik dengan mengacu kepada kode etik jurnalistik universal, ditambah dengan butir-butir yang secara khusus dapat menangani problem-problem etik spesifik yang kelak dihadapi para pelaku citizen journalism dalam praktik mereka. Selamat datang jurnalisme warga.|

dunia jurnalis

Media internet sebagai media baru (new media), telah menghadirkan berbagai macam bentuk jurnalisme yang sebelumnya tidak kita kenal. Salah satunya adalah yang kita sebut sebagai “jurnalisme warga” (citizen journalism).

Fenomena citizen journalism yang antara lain ditandai dengan berkembangnya komunitas blog, sebuah paradigma baru di abad teknologi komunikasi , telah membawa gairah tersendiri. Siapapun tidak pernah membayangkan sebelumnya saat awal komunitas ini muncul. Memang bila dibandingkan dengan luar negeri, komunitas blogger Indonesia belum berkembang secepat mereka.

Kini setiap pengguna internet pada dasarnya bisa menciptakan media tersendiri. Mereka dapat melakukan semua fungsi jurnalistik sendiri, meulai merencanakan liputan , meliput menuliskan hasil liputan, mengedit tulisan, memuatnya dan menyebarkannya di bergabai situs internet atau weblog yang tersedia secara gratis. Artinya, semua orang yang memiliki akses terhadap internet sebenarnya bisa menjadi “jurnalis dadakan”, meski tentu saja kualiatas jurnalistik mereka masih bisa kita bedakan.

Aktivitas para pelaku citizen journalism tidak terkait secara profesi dengan medianya. Tanggung jawab moral dan etika praktik citizen journalism atau jurnalisme orang biasa secara implisit berada pada para pelaku dan peminatnya. Citizen journalism atau sering juga orang mendefinisikan sebagai journalisem dotcom merupakan penyiaran produk jurnalistik di media cyber. Kehadiran blog, menjadikan internet benar-benar diperhitungkan di dunia media. Citizen journalism membuka ruang wacana bagii warga lebih meluas.

Blog menjadi bagian dari proses komunukasi. Kegiatan pemberitaan yang beralih ke tangan orang biasa memungkinkan berlangsungnya pertukaran pandangan yang lebih spontan dan lebih luas dari media konvensional. Dalam citizen journalism, masyarkat menjadi objek sekaligus subjek berita. Setiap orang bisa berperan sebagai penulis, sekaligus mempublikasikannya, bahkan memungkinkan terjadinya komunukasi interaktif antara penulis dengan pembaca. Dapan di katakan bahwa citizen journalism ini lahir dari peradaban dan perkembangan teknologi. Citizen journalism hadir bukan sebagai bentuk persaingan media, tapi justru merupakan perluasan media.

Blog membawa warna baru dalam dunia jurnalisme, yakni lahirnya jurnalisme warga atau cittizen journalism . Kecepatan dna keterjangkauan terhadap fakta berita yang di lakukan kalangan masyarakat bukan wartawan tak kalah dari wartawan profesional. Berbagai video amatif tentang berbagai kejadian yang dilaporkan kalangan masyarakat tentang bergai peristiwa yang terjadi di sekitar lingkungannya, memiliki daya tarik tersendiri bagi para pembaca. Banyak stasiun televisi tanah air, yang mencoba mencari berbagai video amatir pada saat bencana terjadi, seperti peristiwa gempa di padang sumatra barat.

Situs beriga yang diisi oleh warga ini sendiri mulai berkembang saat berlangsung pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 1988. Ia muncul sebagai “perlawanan” terhadap pemberitaan media konvensional yang dianggap mengandung bias politik. Pelopor situs-situs semancam ini, antara lain, Jay Rossen, dosen University of New York. Ia berprinsip masyarakat dapat berperan aktif dalam mengumpulkan, menganalisis dan menyebarkan informasi. Prinsip ini kemudian di kenal sebagai jurnalisme warga alias citizen journalism. Dan gillmor yang keluar dari pekerjaanya yang mapan di mainstream media, sebagai komunis IT di San Jose Mercuri News, kemudian terjun untuk mengelola situs blog, dikenal sebagai pelopor grassroot media, participatory media, atau citizen journalism.

membuka jendela dengan komputer3

Addiction

Resiko lain dari komputer adalah internet addict, yang dilatar belakangi oleh kemampuan media komputer dalam berinteraksi dan merespon gerakan pengguna, baik dengan melakukan apa yang kita inginkan, maupun tidak. Itu yang membuat sebagian orang ingin kembali menggunakannya, menimbulkan perilaku ketagihan.

Bukti dari perilaku ini adalah bangkrutnya orang-orang dewasa karena terlalu banyak bermain interactive game di internet. Problem ini menyebar dengan adanya kecenderungan melakukan judi, misalnya dengan liga olahraga fantasi di internet. Para peneliti menyarankan bahwa gejala dari internet addiction merupakan indikasi dari formasi media habbit.

Seorang psikologis, Sherry Turkle lebih merujuk pada metafora bujukan, dibandingkan ketergantungan. Penekanannya adalah holding power pada komputer tidak datang secara eksternal, namun lebih pada para penggunanya, apa yang mereka pelajari tentang diri mereka melalui kegilaannnya pada media komputer.

CMC menjadi hal yang sangat penting untuk dijadikan sebuah pengetahuan. Mengapa? Karena terlihat dari sisi fenomenal yang terjadi dalam masyarakat, bahwa media teknologi komputer kali ini sudah sangat marak, bahkan dapat dilihat dari kebangkrutan PT.Pos Indonesia dikarenakan teknologi instant sudah melewati batas dunia nyata. Hal ini menjadi penting, karena masyarakat menganggap untuk berkomunikasi dengan dunia tidak perlu susah dan tidak perlu lagi mahal. Hanya dengan sekejap saja, kita dapat menggapai komunikasi yang kita inginkan dengan menggunakan CMC.

Bahasa adalah alat yang sangat penting dalam melakukan komunikasi. Komunikasi sangat membutuhkan bahasa untuk berinteraksi satu sama lain. Lalu bagaimana jika kita menemukan hambatan dalam berbahasa? Banyak orang berkata bahwa lambang komunikasi menjadi peran yang penting dalam berinteraksi dalam CMC. Lambang komunikasi, dapat kita jadikan patokan dalam berkomunikasi. Lambang komunikasi verbal maupun nonverbal dapat kita lakukan. Misalnya, kita dapat menggunakan gambar-gambar yang lazim dan dapat dimengerti, atau pun kita dapat menggunakan isyarat. Namun, sebelum menggunakan lambang-lambang tersebut, kita harus mengenal dulu budaya seseorang yang akan kita ajak berkomunikasi. Kita harus belajar tentang komunikasi lintas budaya, sehingga kita mengerti bagaimana cara berkomunikasi secara nonverbal (isyarat, dan gambar-gambar), dengan seseorang yang akan kita ajak berkomunikasi. Pengetahuan yang minim tentang budaya akan membuat kita mengalami miss communication. Hal ini harus dihindari dalam komunikasi, karena efeknya sangatlah fatal. Walaupun banyak simbol dan lambang yang dapat kita gunakan, namun bahasa adalah lambang komunikasi verbal yang sangat efektif untuk mencapat komunikasi yang efektif pula. Setidaknya, kita harus dapat menggunakan bahasa inggris sebagai jembatan bahasa.

Pesan yang tertunda, atau terhambat waktu harus dipilih dan disampaikan agar tetap segar. Caranya, kita harus mengetahui bagaimana cara mengemas pesan tersebut dengan baik. Pertama-tama, kita harus mengetahui, siapakah komunikan kita. Tentu saja, kita melakukan survei dan observasi terlebih dahulu. Karena kita berbicara tentang CMC, yaitu dengan menggunakan media teknologi komputer, maka kita dapat mencari informasi melalui internet tentang komunikan yang kita tuju. Kedua, setelah mengetahui komunikan yang akan kita tuju, kita harus membuat outline pesan yang akan kita kemas sesuai dengan segmentasi yang akan kita tuju. Tentu saja, dalam tahap ini kita dituntut untuk memilih kata-kata yang sesuai, dan kalimat yang baik. Terakhir, kita harus melihat segi estetika, dimana segi estetika atau keindahan sangat diperhitungkan dalam komunikasi. Ketiga hal ini sangat penting dalam mengemas pesan yang segar. Keterhambatan waktu sering terjadi dalam dunia komunikasi teknologi CMC. Maka dari itu, pesan harus selalu di olah sehingga tetap menarik hati komunikan.

membuka jendela dengan komputer

Antisocial behavior

Studi-studi eksperimental memperliatkan bahwa games komputer yang mengandung kekerasan sama bahayanya dengan kekerasan yang ditayangkan di televisi. Studi lain juga menemukan bahwa video games mempunyai kemampuan yang lebih besar untuk memicu anak-anak untuk melakukan kekerasan dibandingkan dengan kekerasan di televisi maupun di kehidupan nyata.

Internet juga membawa pornografi ke dalam rumah dan ruang kelas. Sebuah survey akhir-akhir ini menunjukkan bahwa seperempat anak-anak berusia 10 sampai 17 tahun telah terkena terpaan yang tidak diinginkan terhadap materi seksual di internet dan beberapa di antaranya sangat kecewa dengan pengalamannya. Beberapa dari terpaan yang tidak diinginkan ini datang dari berbagai situs porno yang mencoba membuat banyak orang mengunjungi situs tersebut dengan menggunakan situs populer yang biasa dibuka anak-anak. Studi lain tentang komputer interaktif pornografi menemukan bahwa tidak ada efek pada sikap maupun tindakan agresif terhadap wanita di antara laki-laki lulusan kuliah.

Computer anxiety

Penelitian lain lebih berfokus pada penggunaan disfungsi yang terjadi pada komputer itu sendiri, daripada kepada efek dari isinya. Computer anxiety, atau yang sering disebut dengan cyberphobia dan computerphobia, merupakan ketakukan akan komputer itu sendiri.

Phobia ini dapat mengakibatkan nausea, vertigo dan keringat dingin. Ketakutan lain misalnya takut merusak jika menekan tombol yang salah, cemas akan efek sosial dari komputer, dan ketakukan pada kegagalan pribadi. Phobia ini banyak diderita oleh wanita dan orang-orang yang memiliki kemampuan matematika yang kurang baik.

membuka jendela dengan komputer

Seperti yang kita ketahui bahwa Computer-Mediated Communication (CMC) adalah istilah yang digunakan untuk melakukan komunikasi antar dua orang atau lebih yang dapat saling berinteraksi melalui komputer yang berbeda. Hal yang dimaksud di sini bukanlah bagaimana dua mesin atau lebih dapat saling berinteraksi, namun bagaimana dua orang atau lebih dapat berkomunikasi satu dengan lainnya dengan menggunakan alat bantu komputer melalui program aplikasi yang ada pada komputer tersebut. Dengan ini dapat diketahui, bahwa yang diperlukan partisipan CMC dalam menjalankan komunikasi dengan komunikannya harus melibatkan dua komponen, yaitu computer dan jaringan internet. Sebenarnya, bukan hanya computer dan jaringan internet saja, namun dalam computer tersebut harus terdapat program atau aplikasi tertentu yang memungkinkan komunikator untuk berinteraksi dengan komunikannya. Sebut saja Instant Messenger, pada era globalisasi ini, Instant Messenger sudah semakin mendunia. Seperti yang sedang marak saat ini, Yahoo Messenger, MSN Messenger, Google Talk Messenger, ICQ, dan lain sebagainya. Hal ini membuat CMC semakin mempunyai pengaruh besar dalam membentuk komunikasi yang efektif di dunia internet. Fenomena-fenomena lain di dalam CMC juga terjadi setelah terdapat teknologi 3G, Mobile Phone, Smart Phone, Personal Digital Assistant, dll.

Dalam memasuki era globalisasi, dimana CMC menjadi suatu gebrakan baru di dunia teknologi komunikasi, partisipan CMC harus mempunyai keahlian dalam menggunakan komputer, dan mengetahui tentang settingan aplikasi dari media yang digunakan, kita ambil contoh Instant Messenger yaitu Yahoo Messenger. Dalam Yahoo Messenger, terdapat berbagai macam fitur-fitur yang berguna, seperti webcam (video camera), voice mail, yahoo talk, dan sebagainya. Minimal, para partisipan harus mengetahui bagaimana cara menggunakan fitur-fitur yang disediakan oleh Yahoo Messenger. Hal ini dianggap sangat penting, apalagi ketika kita sedang melakukan bisnis lintas budaya dengan orang lain. Jika kita tidak mengerti hal-hal kecil seperti itu, maka lawan bisnis kita akan menganggap kita kurang mempunyai kredibilitas yang baik. Hal ini akan merusak reputasi kita sebagai seorang partisipan CMC.

Dalam CMC, kita juga harus mengenal psikologis komunikan. Ini sangat penting diketahui oleh para partisipan CMC. Kita harus mengenal efek yang ditimbulkan oleh Internet yaitu :

kontrol kekuasaan dan strategi

Berdasarkan pengalaman, sebagian praktisi yang bekerja pada sebuah organisasi mengetahui bahwa penasihat, mereka jarang membuat keputusan strategis akhir atau pilihan-pilihan.

Keputusan strategis akhir biasanya dibuat oleh koalisi yang dominan dan karenanya, meskipun semua faktor tersebut mungkin mempengaruhi pilhan atas model public relations strategis, teori kontrol kekuasaan dari perilaku organisasi menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kekuasaan dalam sebuah organisasi memilih tipe program public relations yang akan dilakukan dengan alasan-alasan yang hanya diketahui oleh mereka.

Pandangan tradisional dari praktisi yang bekerja pada sebuah organisasi yang melakukan pertemuan dewan agar dapat lebih mempengaruhi pembuatan keputusan hanya dapat terlaksana jika sang praktisi sangat terampil dan berpengalaman dalam manajemen lingkungan (misalnya, manajemen lingkungan bisnis), perilaku organisasional dan komunikasi.

public relations dan kultur organisasi

Kultur organisasional diciptakan oleh koalisi dominan, terutama oleh pendiri CEO organisasi, dan manajer tidak memiliki pengaruh jika nilai-nilai dan ideologi mereka berbeda secara substansial dari nilai-nilai dan ideologi organisasi .

Kultur organisasional juga dipengaruhi oleh lingkungan dan kultur sosial yang lebih besar.

Kultur organisasional mempengaruhi public relations dalam jangka panjang dengan membentuk pandangan dunia terhadap public relations dan dengan demikian mempengaruhi pilihan model public relations dalam organisasi yang bersangkutan.

Meskipun model seperti itu mengidentifikasi banyak variabel penting bagi manajemen dan pengendalian komunikasi, model public relations juga menunjukkan bahwa jika kultur bersifat hierarkis, otoritarian, dan reaktif koalisi dominan biasanya akan memilih sebuah model public relations asimetris.

Selain itu , model public relations semacam ini tidak akan menolak bimbingan ahli public relations yang secara tradisional dianggap tidak memiliki kesadaran strategis yang cukup dan oleh karena itu, memiliki nilai yang terbatas.

pintar berkomunikasi ( public relation)

Sebagian besar disiplin ilmu manajemen yang sangat di hargai dibentuk dari praktik-praktik yang mapan dan sudah diteliti dengan baik. Kurangnya dasar penelitian akan menjadi penghambat bagi public relations. Di sini hambatan yang telah lama menjadi perhatian adalah bagaimana mengukur pengaruh dari konstribusi public relations.

Sebuah pendekatan yang lebih ilmiah terhadap evaluasi muncul berdasarkan perkembangan dari studi media dan secara lebih spesifik lagi dari perangkat dan teknik penelitian atas audiens serta perkembangan teknologi. Kedua hal tersebut memberi informasi penting bagi justifikasi atas anggaran public relations melalui evaluasi program public relations strategis.

Evaluasi dan penelitian juga memainkan peran yang semakin penting dalam menopang sistem public relations strategis dan proses melalui pengumpulan, pencatatan, dan penganalisaan data sistematis yang terkait dengan citra, identitas, reputasi, dan persepsi semua stakeholder yang memiliki minat atas keberhasilan atau pengembangan organisasi. Hal tersebut melibatkan penelitian elemen-elemen seperti keefektifan periklanan , kemanjuran media, dan citra korporasi, baik secara internal maupun eksternal.

Karena sumber informasi tumbuh dan menjadi lebih mudah diakses (statistik pemerintah, alamat dagang, intisari spesialis dan buku saku, data internasional, majalah perdagangan yang khusus, database internet, dan sebagainya), pembuatan keputusan semakin membaik. Selain itu, kualitas survei industrial dan yang lainnya termasuk survei perilaku, survei lapangan dan interview juga semakin baik. Karena sebuah organisasi memiliki stakeholder yang terdiri dari berbagai jenis individu dan kelompok, maka stakeholder inilah yang paling sering dialihtugaskan oleh ahli strategi public relations internal.

Akan tetapi, sebagai pemain profesional, anda mungkin tidak menyadari bahwa anda akan memiliki peran penting yang harus dimainkan dalam proses strategi dan keterampilan evaluasi anda mungkin harus dikembangkan sedemikian rupa sehingga melampui persyaratan yang diminta fungsi public relations. Anda akan menyadari bahwa, dalam perusahaan-perusahaan yang sukses, struktur selalu berubah dan pengetahuan eksekutif serta kontak harian dengan operasi pasar, dan konsultasi akan menciptakan sebuah proses formulasi strategi yang selalu berevolusi. Pada konverensi dan pertemuan public relations, workshop, dan kepanitiaan, orang selalu membicarakan persaingan antara perusahaan, pemasok, dan konsumen, dengan melalui hal-hal tersebut, kita sering kali bisa belajar mengenai tanda-tanda awal perkembangan penting dari bawah ke atas. Pada saat seperti ini, pertanyaan yang sering muncul dari para konsultan dan pelatih adalah mengapa kita perlu membahas formasi strategi dan implikasi strategi yang berupa aktivitas jangka panjang apabila peran konsultan public relations adalah untuk mengatasi permasalahan yang terjadi saat ini.

Sering kali, penerapan strategi komunikasi tidak dipikirkan sampai strategi bisnis telah diadopsi oleh dewan atau manajemen senior lainnya. Penerapan strategi ini kadangkala diserahkan kepada para pelaksana tanpa disertai petunjuk yang jelas. Pendekatan dari atas ke bawah sering mengabaikan kontribusi yang dapat diberikan oleh public relations, karena public relations memiliki pengetahuan tentang perubahan dalam lingkungan eksternal dan pengetahuan yang diperoleh dari interaksi dengan stakeholder dalam lingkungan tersebut.

Rabu, 06 Januari 2010

komunikasi dan data 2

Manajer pada Workstation-1 dapat menggunakan software expert system yang terdapat pada server untuk menyiapkan grafik serta mencetaknya dengan ploter. Manajer 2 yang terdapat pada Workstation-2 dapat menggunakan MS-Word dan mencetaknya dengan printer biasa. LAN dalam hal ini mampu memberikan semuanya itu kepada pemakai, dan ini tentu sangat menghemat biaya.

aringan LAN biasanya akan terdiri atas: File server, berfungsi untuk mengontrol harddisk serta menghubungkannya kedalam jaringan. Utility server, dengan adanya peralatan ini memungkinkan untuk setiap pemakai didalam jaringan bisa menggunakan beberapa peralatan, seperti misalnya modem, ploter dan lainnya. Printer server, berfungsi untuk membagi peng-access-an printer kedalam jaringan sehingga bisa dimanfaatkan seluruh pemakai. Gateway, merupakan suatu perlatan didalam jaringan yang berguna untuk melakukan komunikasi dengan jaringan yang lain.

esuai dengan namanya, maka LAN hanya bisa menjangkau daerah yang areanya terbatas (local), seperti misalnya dalam satu gedung, satu departemen ataupun satu kampus (saat ini pengertian terbatas diartikan tidak lebih dari 20 km). Dan dikarenakan pendeknya jarak yang ada, maka kecepatan transmisi data menjadi sangat tinggi.

Media transmisi data yang digunakan pada LAN biasanya berupa kabel untiran seperti halnya yang digunakan pada kabel telpon, ataupun kabel koaksil yang biasanya digunakan pada televisi, ataupun kabel serat optik. Penggunaan udara sebagai media transmisi pada LAN pada saat ini belum umum digunakan. Dalam hal ini, jaringan LAN biasanya tidak memerlukan adanya modem.

. Wide Area Network.
Merupakan suatu jaringan yang terdiri atas dua ataupun lebih komputer dalam suatu area yaang luas dan dihubungkan dengan fasilitas komunikasi seperti misalnya sistem telpon ataupun pemancar gelombang-mikro. Bentuk ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar ataupun departemen pemerintahan.


ada saat ini, banyak sekali perusahaan yang memiliki cabang yang tersebar dipelbagai kota ataupun pelbagai negara. Setiap cabang yang ada, kemudian saling dihubungkan dengan sebuah jaringan yang bermuara pada kantor pusat. Pada saat ini, jaringan yang ada dapat menangani banyak hal, seperti misalnya melakukan komunikasi suara, data ataupun komunikasi gambar/video


komunikasi dam data

Komunikasi data, cepat atau lambat pada akhirnya akan mengarah kesuatu sistem jaringan. Hubungan komunikasi data yang paling sederhana adalah merupakan hubungan dari satu titik ketitik yang lain. Dalam hal ini hanya melibatkan satu pemancar data kesatu penerima data. Apabila hubungan ini dikembangkan dan akhirnya melibatkan penerima lainnya ataupun pemacar lainnya, maka terbentuklah sebuah jaringan komunikasi data.

Pengertian jaringan disini dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terkordinir dan saling berhubungan yang terdiri atas beberapa terminal ataupun PC ataupun mini-komputer dan mainframe yang bekerja sendiri-sendiri tetapi dapat saling bertukar data ataupun saling memanfaatkan segala sumber daya yang tersedia. CPU yang ada dipusat disebut sebagai server ataupun host komputer, dan terminal yang ada juga disebut sebagai node ataupun simpul. Jaringan yang ada juga merupakan gabungan dari unsur hardware dan software sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan.

. Local Area Network
Merupakan suatu jaringan dimana peralatan-peralatan hardware dan software digabungkan untuk dapat saling berkomunikasi dalam daerah yang terbatas. LAN pada awalnya dikembangkan dikomputer mini, tetapi justru menjadi populer setelah PC banyak digunakan.

Dengan adanya sistem LAN ini maka beberapa PC yang tadinya bekerja sendiri-sendiri, pada akhirnya dapat bekerja sama dalam batas-batas tertentu, bahkan juga dengan sistem komputer yang lebih besar. Kerjasama yang dapat dilakukan juga semakin berkembang dari hanya pertukaran data sampai saling memakai peralatan yang dihubungkan dengan salah satu sistem komputer.

Akibat banyaknya merk dan jenis komputer yang beredar, maka seringkali sebuah kantor memiliki lebih dari satu merk komputer dengan pelbagai jenis dan ukurannya. Padahal kantor sangat menghendaki agar semua sistem komputer yang dimilikinya dapat saling bekerja sama, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efisien dan perlatan yang mahal dapat digunakan secara bersama. Hal inilah yang menyebabkan dorongan munculnya LAN.

LAN menjadi sedemikian populernya karena secara umum dapat digunakan sebagai paralatan otomatisasi kantor. Pada gambar nampak sebuah jaringan LAN yang terdiri dari empat PC yang diletakkan pada pelbagai tempat. PC yang ada disebut sebagai workstation. Setiap workstation dapat digunakan sebagai stand-allone (komputer yang berdiri sendiri), tetapi juga dapat digunakan untuk meng-access storage ataupun output devices, yang dalam hal ini disebut sebagai peripheral, yang berlokasi saling berjauhan tetapi masih dalam satu jaringan