Senin, 21 Desember 2009

komunikasi data2

Komponen dasar sistem komunikasi data.
Sistem komunikasi data dapat dibagi menjadi tiga komponen utama:
1. Sumber komunikasi.
2. Media komunikasi.
3. Penerima (kadang-kadang disebut sink atau host).

Pengenalan jaringan komunikasi data.
Jaringan adalah seri dari beberapa point yang dihubungkan oleh beberapa jenis saluran komunikasi. Tiap point (disebut Node) adalah komputer, walaupun ia dapat terdiri dari peralatan pengubah, printer, mesin FAX atau alat lain. Jaringan komunikasi data merupakan kumpulan sirkuit komunikasi data yang dikelola sebagai kesatuan tunggal. Kumpulan jaringan komunikasi data dan orang yang memasukkan data, yang menerima data dan yang mengelola serta mengendalikan jaringan membentuk sistem komunikasi.

Komunikasi melalui satelit.
Walaupun ada sistem komunikasi bergerak selular teresterial, sistem ini hanya efisien untuk melayani daerah berpenduduk padat. Sistem selular konvensional, secara ekonomis tidak memungkinkan untuk komunikasi bergerak di daerah pedesaan, dimana kepadatan populasi dan kebutuhan akan komunikasi bergerak sangat rendah.
Pemanfaatan sistem komunikasi satelit telah memberikan kemampuan bagi manusia untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi dari berbagai penjuru dunia secara simultan tanpa memperhatikan jarak relatifnya.

Transmisi satelit.
Komponen dasar dari transmisi satelit adalah stasiun bumi, yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, dan satelit, kadang-kadang disebut transponder. Satelit menerima sinyal dari stasiun bumi (up-link), memperkuat sinyal tersebut, mengubah frekuensi, dan mentransmisikan kembali data ke stasiun bumi penerima yang lain (down-link). Bila perubahan dalam frekuensi terjadi maka up-link tidak akan menganggu down-link.


Dalam transmisi satelit, terjadi penundaan atau delay, karena sinyal harus berjalan keluar ke ruang angkasa dan kembali lagi ke bumi. Waktu delay biasanya adalah 0,5 detik. Ada juga delay tambahan yang disebabkan oleh waktu yang dibutuhkan sinyal untuk berjalan ke sepanjang stasiun bumi. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, satelit menggunakan frekuensi yang berbeda untuk menerima dan mentransmisi. Jangkauan frekuensi adalah antara 4 sampai 6 GHz, yang juga disebut C-band; 12 sampai 14 GHz disebut Ku-band dan 20 sampai 30 GHz. Bila nilai frekuensi turun, maka ukuran dish-antena yang dibutuhkan untuk menerima dan mentransmisi sinyal harus bertambah besar.


Ku-band digunakan untuk mentransmisi program televisi antara jaringan dan stasiun televisi perseorangan. Karena sinyal yang ada dalam Ku-band mempunyai frekuensi yang lebih tinggi maka panjang gelombangnya diperpendek. Hal ini memungkinkan stasiun penerima dan transmisi untuk mengkonsentrasikan sinyal dan menggunakan dish-antena yang lebih kecil.


Keamanan merupakan masalah bagi komunikasi satelit, sebab sangat mudah untuk menangkap transmisinya, karena ia berjalan melalui udara terbuka. Dalam beberapa hal, pengurai (scrambler) digunakan untuk mendistorsi sinyal sebelum ia dikirimkan ke satelit dan penyusun (descrambler) yang ada pada stasiun penerima digunakan untuk menghasilkan kembali sinyal asli.

Pengertian Bandwidth
Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik.

Dikenal juga dengan perbedaan atau interval, antara batas teratas dan terbawah dari suatu frekuensi gelombang transmisi dalam suatu kanal komunikasi. Satuan yang digunakan Hertz untuk sirkuit analog dan detik dalam satuan digital.

Jalur lebar analog diukur dalam unit Hertz (Hz) atau kitaran second. Jalur lebar digital pula merujuk kepada jumlah atau volume data yang dilewatkan melalui satu saluran komunikasi yang diukur dalam unit bit per second (bps) tanpa melibatkan gangguan.

Istilah lebar jalur (bandwith) sepatutnya tidak dikelirukan dengan istilah jalur (band), seperti pada telepon tanpa kabel, contohnya beroperasi pada jalur 800MMHz. Lebar jalur ialah ruang yang digunakan pada jalur tersebut. Dalam komunikasi tanpa wayar, ukuran atau lebar jalur salurannya memberi kesan kepada transmisi. Sejumlah data yang mengalir melalui satu saluran sempit mengambil masa yang lebih lama berbanding sejumlah data yang sama apabila mengalir menerusi satu saluran yang lebih lebar.

Samakah Bandwidth dengan kecepatan?
Jawabannya: Bandwidth dengan kecepatan itu berbeda.
Mari kita lihat sebagai berikut. Informasi dialirkan melalui berbagai media. Misalnya kita pilih kabel sebagai media. Sehingga informasi dialirkan melalui kabel tersebut. Karena informasi bisa “dialirkan” melalui kabel, kita bisa mengasumsikan kabel ini sebagai pipa tempat informasi disalurkan.

Nah, bandwidth seperti diungkapkan di atas adalah kemampuan maksimum dari pipa untuk mengalirkan data dalam waktu satu detik. Sedangkan kecepatan, adalah jarak yang ditempuh dari suatu satuan waktu, misalnya dalam satu detik.
Misalnya server anda terhubung melalui kabel telepon anda menghubungkan terhubung dengan modem ke Internet Service Provider (ISP) dengan bandwidth 56kbps. Semakin lebar bandwidth yang ada tentu data yang dilewatkan akan semakin besar.

Saluran ini dibagi menjadi dua, Narrowband (jalur sempit) dan Wideband (jalur lebar).
Lihat juga : Transmission, Digital data transmission, Full duplex, Half duplex, Narrowband, Parallel transmission, Simplex, Synchronous transmission, Wideband, dan broadband.
Pengertian lain dari Bandwidth (disebut juga Data Transfer atau Site Traffic) adalah data yang keluar+masuk/upload+download ke account anda.

komunikasi data

Pengertian Komunikasi Data dan Pengertian Informasi
Pada saat ini kegiatan Data Processing sudah semakin luas, baik yang berorientasi kepada ilmu pengetahuan, komersil/bisnis maupun kegiatan pemerintahan, sehingga data yang diolahpun akan bermacam-macam sesuai dengan bidang pekerjaan tersebut. Dari keterangan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa data tersebut merupakan bahan yang akan diolah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih mempunyai arti. Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data atau hasil proses dari data tersebut. Proses perubahan dari data menjadi informasi merupakan
Fungsi utama dari pengolahan data. Cara pengolahan data menjadi informasi tersebut bisa bermacam-macam misalnya secara manual (sempoa), mekanis (register), elektris (kalkulator) dan elektronik (komputer).

Pengertian Komunikasi Data.
Komunikasi data adalah transmisi data elektronik melalui beberapa media. Media tersebut dapat berupa kabel koaksial, fiber optik, mikrowave dan sebagainya. Sistem yang memungkinkan terjadinya transmisi data seringkali disebut jaringan komunikasi data. Jaringan ini merupakan komponen penting dari informasi yang dilakukan oleh masyarakat sekarang.

Fungsi sistem komunikasi data:
1. Harus dapat memberikan informasi kepada orang yang tepat pula.

TINJAUAN KOMUNIKASI DATA
Pengertian Data dan Informasi.
Pada saat ini kegiatan Data Processing sudah semakin luas, baik yang berorientasi kepada ilmu pengetahuan, komersil/bisnis maupun kegiatan pemerintahan, sehingga data yang diolahpun akan bermacam-macam sesuai dengan bidang pekerjaan tersebut. Dari keterangan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa data tersebut merupakan bahan yang akan diolah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih mempunyai arti. Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data atau hasil proses dari data tersebut. Proses perubahan dari data menjadi informasi merupakan DATA

Pengertian Komunikasi Data.
Komunikasi data adalah transmisi data elektronik melalui beberapa media. Media tersebut dapat berupa kabel koaksial, fiber optik, mikrowave dan sebagainya. Sistem yang memungkinkan terjadinya transmisi data seringkali disebut jaringan komunikasi data. Jaringan ini merupakan komponen penting dari informasi yang dilakukan oleh masyarakat sekarang.

Fungsi sistem komunikasi data:
1. Harus dapat memberikan informasi kepada orang yang tepat pula.
2. Sistem komunikasi data harus memperoleh data bisnis sementara data tersebut dibuat.
3. Sistem komunikasi data memungkinkan orang dan bisnis yang mempunyai lokasi geografis berlainan dapat saling berkomunikasi.

Minggu, 08 November 2009

Publik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Publik adalah mengenai orang atau masyarakat, dimiliki masyarakat, serta berhubungan dengan, atau mempengaruhi suatu bangsa, negara, atau komunitas. Publik biasanya dilawankan dengan swasta atau pribadi, seperti pada perusahaan publik, atau suatu jalan. Publik juga kadang didefinisikan sebagai masyarakat suatu bangsa yang tidak berafiliasi dengan pemerintahan bangsa tersebut. Dalam bahasa Indonesia, penggunaan kata “publik” sering diganti dengan “umum”, misalnya perusahaan umum dan perusahaan publik.

[sunting] Macam-macam publik

Dalam lingkup organisasi/ perusahaan publik dibedakan menjadi:

  1. Publik internal dan publik eksternal
  2. Publik primer, sekunder, dan marjinal
  3. Proponent (publik yang memihak), opponent (publik yang menentang), dan uncommitted yang berarti publik yang tidak peduli. Sebagai perbandingan, saat suatu perusahaan memiliki 40 dari 50 karyawan yang uncommitted maka perusahaan dapat dikatakan "tidak sehat".
  4. Mayoritas diam (silent majority) dan minoritas vokal (vocal minority)


Definisi Marketing Sudah Berubah !

Apa itu marketing? Silahkan googling, Anda akan menemukan banyak definisi. Namun, biasanya para marketer serta buku-buku akademis dan panduan marketing mengacu pada definisi AMA (The American Marketing Association), yakni: Marketing is an organizational function and a set of processes for creating, communicating, and delivering value to customers and for managing customer relationships in ways that benefit the organization and its stakeholders.

Dari definisi tersebut, kita bisa melihat bahwa marketing itu sebuah proses berjalan (ongoing process). Lingkungan marketing pun dinamis lantaran pasar cenderung berubah — apa yang diinginkan pelanggan hari ini bukan berarti apa yang mereka inginkan besok. Sebagai contoh, penjualan daging di AS menurun karena konsumen mulai berorientasi sehat.

Proses ini mulai dari planning (perencanaan) hingga implementing (eksekusi) dari rencana, serta melibatkan beberapa komponen dasar 4P. Marketer misalnya, membantu merancang produk agar sesuai dengan kehendak pasar. Marketer juga memikirkan distribusikan produk, agar secara efisien sampai ke tangan konsumen. Marketer juga harus mempromosikan produk. Selain itu, marketer juga menentukan harga produk agar produk tersebut terserap pasar. Sebagaimana kita ketahui, dalam banyak kasus, penjualan korporat berkorelasi negatif dengan harga produk. Makin mahal harganya, makin kecil kebutuhan pasarnya. Oleh karena itu, marketer perlu terlibat dalam hal harga agar bisa memaksimalkan profit dan meningkatkan kebutuhan konsumen terhadap produk melalui berbagai cara komunikasi.

Namun, definisi di atas kini tidak tepat lagi. Internet telah mengubah cara konsumen berkomunikasi. Beberapa tahun lalu, perusahaan dapat berkomunikasi secara massal via media tradisional (teve, cetak dan radio) . Kini, konsumen sudah memiliki perilaku baru dalam hal konsumsi media. Internet kini sudah menjadi bagian hidup konsumen, kecuali menonton teve, membaca koran/majalah, atau mendengarkan radio. Perilaku konsumen berinternet ini lebih kompleks ketimbang perilaku menggunakan media tradisional. Pengguna Internet misalnya, lebih interaktif. Posisi mereka juga semakin kuat karena kemampuannya membanding-bandingkan produk via Internet. Kecuali itu, mereka juga saling mempengaruhi satu sama lain melalui social networking.
Barangkali itu sebabnya AMA akhirnya harus membuat definisi baru mengenai Marketing yang dirilis Januari 2008. Kini definisi tersebut menjadi:

“Marketing is the activity, set of institutions, and processes for creating, communicating, delivering, and exchanging offerings that have value for customers, clients, partners, and society at large“

Ada tiga hal yang berubah di definisi tersebut.

Pertama, marketing bukan lagi functions, tapi activity.

Kedua, marketing bukan hanya proses untuk creating, communicating, delivering, tetapi juga proses untuk exchanging. Perubahan ini saya duga karena dipicu oleh semakin menguatnya posisi konsumen karena Internet.

Ketiga, target market marketing bukan hanya customers, clients dan partners, tetapi juga masyarakat luas (society at large).

Marketer Indonesia, sudahkah Anda tahu perubahan ini?

Bagaimana komentar Anda? Sepakatkah dengan definsi baru ini?

Bagaimana perubahan ini berpengaruh terhadap strategi marketing Anda ke depan? (18 Februari 2008)

Sumber :
Nukman Luthfie
http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/definisi-marketing-sudah-berubah/
19 Agustus 2009
Persaingan di dunia usaha saat ini sangatlah kompetitif dan dinamis, sebagai akibat dari adanya penerapan-penerapan regulasi nasional maupun internasional yang bersifat global, disamping tentunya saat ini akses terhadap informasi sudah sangat mudah didapat sejalan dengan perkembangan tehnologi informasi yang tidak mengenal batas-batas suatu negara, konsekwensi logisnya tentu adalah; “Anda dapat menjual produk/jasa ke pasar manapun di dunia, pasaing dari pasar manapun di dunia dapat pula menjual ke pasar anda. Masalahnya adalah bahwa peluang pasar terus berubah, dan kita terlalu sering baru menyadari adanya perubahan strategis tersebut setelah peristiwa itu lewat”. (Gerald A. Michaelson & Steven W Michaelson, “Sun Tzu – Strategi Untuk Pemasaran), apalagi bila anda merupakan praktisi bisnis yang muara produknya adalah konsumen manca negara.
Evolusi pasar akan terus bergerak sejalan dengan kondisi di atas, untuk itu waspadailah perubahan-perubahan yang terjadi yang dapat berpengaruh langsung pada bisnis anda, dengan terus memperbaharui strategi-strategi bisnis anda, salah satunya adalah dengan memilih secara bijaksana media promosi bisnis anda.
Pemilihan yang tepat dan bijaksana terhadap media promosi bagi produk maupun pencitraan perusahaan yang akan dipakai tentunya diharapkan dapat tepat pada sasaran segmen pasar yang kita tuju sehingga secara gradual menghasilkan naiknya tingkat penjualan produk, namun tidak kalah pentingnya juga bila media tersebut dapat membantu proses positioning produk dan menjadi magnet informasi yang diperlukan dalam rangka mengenali segmen pasar anda.
Web Developer
Perkembangan tehnologi informasi dewasa ini dianggap sebagai salah satu titik kebangkitan era baru yang menempatkan informasi sebagai suatu kebutuhan yang sangat penting di semua lini dalam kehidupan manusia, termasuk juga bagi para praktisi bisnis, ketersediaan informasi yang cepat, tepat dan mudah ini menjadi salah satu faktor penting dalam memperlancar dan mengefektifkan kegiatan usahanya, terutama bila domain bisnisnya melibatkan entitas konsumen yang berjarak dengan entitas usahanya. Sejalan dengan kondisi ini, tentunya dibutuhkan suatu media penyampai informasi yang dapat secara cepat dan mudah diakses oleh semua pengguna informasi.
Saat ini, terdapat suatu media informasi yang keberadaannya hampir melebihi keberadaan media televisi dan radio, media ini yang kemudian kita kenal dengan internet atau interconnection networking yang memanfaatkan infrastuktur telekomunikasi, termasuk didalamnya memanfaatkan fasilitas satelit sehingga secara mudah dapat menjangkau sistem jaringan dunia (jaringan global) dan dapat diakses oleh penggunanya di seluruh dunia, karena daya jangkaunya yang begitu luas,-bahkan terkadang tanpa mengenal batas suatu negara-, manfaat dan dampak dari media ini dikenal dengan istilah global information wave.Manfaat media internet ini tentunya dapat menjadi suatu media alternatif marketing tools bagi suatu perusahaan yang memiliki loyal customer dan market diluar negeri sehingga dapat membuka kemungkinan percepatan pelayanan informasi atas produk-produk/jasa-jasa perusahaan Anda tanpa customer harus datang langsung ke lokasi dimana perusahaan Anda berada, atau paling tidak dapat membentuk awareness awal bagi calon pelanggan baru anda. Manfaat keberadaan internet ini dapat secara maksimal kita peroleh ketika kita memanfaatkannya dengan membuat saluran khusus milik sendiri yang dikenal dengan website sebagai media pencitraan atas perusahaan beserta produk/jasanya, sehingga dapat mendorong kedekatan antara perusahaan dan kosumennya serta memberikan citra positif bagi perusahaan.
Definisi Singkat Tentang Website
Website adalah sekumpulan dokumen dengan format yang dibuat oleh script web developer seperti: HTML, JavaScript, HTML, PHP dan lain-lain yang tersimpan di dalam server internet provider service dengan memanfaatkan media akses internet, melalui/mempergunakan fasilitas web browser, seperti misalnya www.larissafurni-industries.com, www.rattanconcept.com, www.toskatechnology.com.
Jenis dan Fungsi Website
Website dikatagorikan menjadi dua jenis website, yaitu web statis dan web dinamis;
Web static/statis adalah web yang bersifat statis atau hanya berupa tampilan/display saja, biasanya tidak terdapat interaksi antara user dengan web tersebut sehingga tidak diperlukan suatu proses tertentu untuk mengakomodir interaksi tersebut.
Sedangkan web dynamic/dinamis adalah web yang tidak hanya berupa tampilan/display saja namun juga terdapat suatu proses tertentu yang dapat menghasilkan masukan variabel data tertentu secara dinamis kedalam database website yang diakibatkan oleh suatu proses interaksi yang dilakukan oleh user dan atau pengunjung situs.
Karakteristik website dilihat dari fungsinya pada umumnya dapat dikatagorikan sebagai coorporate image (pencitraan perusahaan) dan on line catalogue atau gabungan keduanya.
Website yang berfungsi sebagai coorporate image biasanya berisi informasi yang dianggap perlu untuk mencitrakan suatu perusahaan, website seperti ini umumnya dipakai oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa, sementara website yang berfungsi sebagai on line catalogue biasanya berisi tentang pencitraan suatu produk, dari mulai men-display-kan produk beserta spesifikasinya sampai dengan tahap penjualan secara langsung atau ordering lewat internet, atau yang kita kenal saat ini dengan istilah e-commerce, website ini umumnya dipakai oleh perusahaan-perusahaan yang memang mengasilkan/memproduksi suatu produk jualan baik yang grosiran atau retail. Adapun yang berikutnya website yang merupakan gabungan keduanya adalah berisi informasi pencitraan perusahaan sekaligus sebagai media display produk-produk yang dihasilkannya.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Jika Anda Berencana Mebuat SebuahWebsite
Tentukan terlebih dahulu karakteristik website yang akan Anda buat berdasarkan kepada fungsi yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan tentunya sesuaikan juga dengan karakteristik perusahaan anda.
Bilamana content web Anda bersifat lebih dinamis dan terdapat banyak fiture yang mengakibatkan perubahan data maupun stuktur proses web maka sebaiknya Anda memilih website yang dynamic web.
Pastikan website anda dapat memberikan manfaat bagi pengunjung web anda yang tersirat melalui isi, produk atau jasa anda.
Pastikan informasi-informasi yang dianggap penting untuk disampaikan pada para pengunjung web Anda, memang telah termuat di web Anda secara lengkap.
Berikan kemudahan kepada target market Anda untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kurangi sedapat mungkin informasi yang Anda inginkan dari pengunjung Anda dan kurangi juga langkah-langkah yang harus mereka lakukan hanya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Berikan kemudahan bagi para pengunjung untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan kepada anda.
Tempatkan (hosting) website Anda pada penyedia server yang mempunyai server baik diluar negeri maupun di Indonesia, sehingga Anda dapat memilih penempatan website Anda sesuai dengan segmentasi pasar yang akan Anda tuju.
Publikasikan website anda melalui search engine yang ada seperti google, yahoo, dan lain-lain.
sumber :http://www.mindimagestudio.com

Sabtu, 24 Oktober 2009

kampanye humas

Jenis jenis kampanye humas

Ada beberapa jenis kegiatan kampanye yang umum dilakukan oleh humas. [2] yaitu:

  1. Kampanye produk (Product oriented campaigns) merupakan kegiatan kampanye yang berorientasi komersial, seperti peluncuran produk baru. Kampanye ini biasanya sekaligus bermuatan kepentingan untuk membangun citra positif terhadap produk barang yang diperkenalkan ke publiknya.
  2. Kampanye pencalonan kandidat (Candidate Oriented Campaigns) adalah kampanye yang berorientasi politik, seperti kampanye Pemilu dan Pilkada.
  3. Kampanye ideologi atau misi sosial (Ideological or Cause Oriented Campaigns) adalah kampanye yang bersifat khusus keagamaan, berdimensi sosial, atau perubahan sosial, seperti melaksanakan kampanye Anti Narkoba, Anti HIV/AID dan Pengentasan Kemiskinan.

Tahap perencanaan kampanye humas

Proses pengembangan tahapan pelaksanaan program kampanye humas secara keseluruhan meliputi

  1. penetapan tujuan
  2. publik sasaran (target)
  3. pesan-pesan yang efektif, baik dalam periode jangka panjang (strategi) maupun dalam berbentuk skala mikro (individual).

Jangka pendek (taktik)

Dalam pelaksanaan jangka jangka pendek dengan bertujuan khusus (taktik), kampanye humas dapat dilakukan melalui beberapa tahapan logis [3], yaitu:

Analisa

Program kampanye dimulai dengan analisis SWOT dengan mengidentifikasi unsur kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunity) dan ancaman (Threat). Dapat juga dilakukan analisis PEST (PEST analysis).

Tujuan

Dalam merencanakan kampanye humas ditetapkan sebuah tujuan yang realistis dari hasil akhir program kampanye yang hendak dicapai. Penetapan ini juga menentukan apakah kampanye dilaksanakan untuk tujuan jangka panjang (strategi) dan pendek (taktik pelaksanaannya) atau demi pencapaian tujuan lainnya.

Menurut Anne Gregory terdapat tujuh aturan emas dalam menetapkan tujuan utama kampanye humas (seven golden rules of objective setting), yaitu dengan mempertimbangkan:

  1. tujuan humas
  2. tujuan perusahaan
  3. tujuan khusus
  4. apa yang ingin dicapai
  5. mentapkan kuantitas (banyaknya)
  6. alokasi anggaran (berapa anggaran yang digunakan)
  7. membuat daftar prioritas kampanye.

Khalayak sasaran

James Grunig (1992) menyatakan terdapat tiga bentuk khalayak sasaran dari kampanye humas, yaitu:

  1. Khalayak tersembunyi yang sulit untuk dikenal keberadaannya (latent publics)
  2. Khalayak yang peduli serta mudah dikenali keberadaannya (aware publics)
  3. Khalayak aktif dan berkaitan dengan masalah dihadapi perusahaan (active publics)

Namun juga terdapat tiga bentuk khalayak yang berbeda dimana khalayak dinilai (dibedakan jenisnya) dipandang dari reaksinya terhadap isyu-isyu yang tengan berkembang, yaitu:

  1. Khalayak semua isyu (all issue public) jenis khalayak yang aktif menanggapi hampir semua isyu-isyu berkembang dan mempengaruhi kegiatan organisasi.
  2. Khalayak isyu tunggal (single issue public) jenis khalayak yang hanya bereaksi terhadap satu isyu-isyu yg menjadi perhatiannya.
  3. Khalyak isyu panas (hot issue public) jenis publik yg bereaksi terhadap kasus-kasus yang diangkat dan dihembuskan oleh media massa
  4. Khalayak apatis (apathetic publics) publik yg bersikap tidak peduli mengenai isu-isu yg terjadi disekitar kehidupannya.

Strategi

Strategi merupakan masalah pekerjaan yang tersulit dalam perencananaan program kampanye PR, karena strategi yg keberhasilan untuk pencapaian tujuannya, dalam panjang dan memerlukan program terencana, terkoordinasi yang melibatkan tim kerja, memiliki prinsip-prinsip, dan termasuk gagasan, kegiatan, alokasi dana besar serta dengan taktik pelaksanaan pencapaian tujuan program (tactical prorgramme) yang terukur secara rasional atau spesifik.

Taktik pelaksanaan

Taktik pelaksanaan (Tactics) harus dikaitkan dengan strategi utama (grand strategy), tujuan kampanye, dan tahap-tahap pelaksanaan program kampanye.

[ Kurun waktu

Kurun waktu (timescales) adalah elemen penting dalam kegiatan humas karena banyak kejadian dimana suatu perencanaan hingga implementasi tidak memiliki cukup waktu yang memadai untuk berkerja secara sepenuhnya. Kurun waktu juga menjadi penting saat pihak praktisi humas dalam beraktivitas menyadari bahwa diperlukan dukungan serta koordinasi elemen untuk melaksanakan pekerjaan secara faktual, dimana waktu yg tersedia sangat terbatas. Kurun waktu juga diperlukan saat mempersiapkan sumber daya (resources) yang dibutuhkan untuk melakukan sesuatu.

Penilaian (evaluasi)

Penilaian kegiatan program kampanye humas berupa tolok ukur pencapaian keberhasilan atau kegagalan kegiatan kampanye dalam jangka pendek atau jangka panjang. Didalam penilaian ini termasuk juga mengevaluasi pemanfaatan dan kegiatan program humas itu sendiri.

Peninjauan(review)

Peninjauan kembali dilakukan terhadap penilaian perencanaan, pelaksanaan program dan pencapaian tujuan kampanye yang berlangsung secara periodik. Analisa peninjauan termasuk keefektifitasan program tersebut dalam mencapai tujuan.


Catatan kaki

  1. ^ (en) Leslie B. Snyder (2002)
  2. ^ Charles U. Larson (1992)
  3. ^ (Gregory 1996:52-53)

media

Hubungan media (bahasa Inggris: Media relations) adalah aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh individu ataupun profesi humas suatu organisasi untuk menjalin pengertian dan hubungan baik dengan media massa dalam rangka pencapaian publikasi organisasi yang maksimal serta berimbang (balance).

Hubungan media banyak dikaitkan dengan konteks pemberitaan yang tidak berbayar atau publisitas positif.

Dalam profesi humas hubungan media juga sering kali dipahami sebagai penanganan krisis dengan memberitakan tentang hal-hal positif tentang perusahaan saat perusahaan sedang dilanda berita negatif. Pada saat krisis cara terbaik penanganan hubungan media oleh humas adalah dengan mengakui dan memperbaiki kesalahan dengan menginformasikan usaha-usaha ke depan. Dalam hal ini baik media massa maupun humas dalam posisi saling memanfaatkan dan saling diuntungkan (simbiosis mutualisme).

Contoh pemanfaatan media massa untuk kepentingan organisasi dan publisitas positif adalah liputan berita saat Fraksi PDIP DPR mengembalikan total uang insentif legislasi sebesar Rp 3,4 miliar [1]. Perhatikan bahwa hal ini bisa dilakukan tanpa liputan berita, namun dengan diliput berita maka kejadian ini menimbulkan citra positif untuk organisasi dan disaat yang sama media massa mendapatkan berita.

Tujuan

  1. Untuk memperoleh publisitas seluas mungkin.
  2. Untuk memperoleh tempat dalam pemberitaan media (liputan, laporan, ulasan, tajuk yang wajar, obyektif dan berimbang mengenai ha-hal yang menguntungkan lembaga/ organisasi.
  3. Untuk memperoleh umpan balik dari masyarakat mengenai upaya dan kegiatan lembaga/ organisasi.
  4. Untuk melengkapi data/ informasi bagi pimpinan lembaga/ organisasi bagi keperluan pembuatan penilaian (assesment) secara teat mengenai situasi atau permasalahan yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan lembaga/ perusahaan.
  5. Mewujudkan hubungan yang stabil dan berkelanjutan yang dilandasi oleh rasa saling percaya dan menghormati.

[sunting] Manfaat

  1. Membagun pemahaan mengenai tugas dan tanggung jawab organisasi dan media massa.
  2. Membangun kepercayaantimbl alik dengan prinsip saling menghormati dan menghargai kejujuran serta kepercayaan.
  3. Penyampaian/ perolehan informasi yang akurat, jujur, dan mampu memberikan pecerahan bagi publik.

Aktivitas hubungan media

Pengiriman siaran pers, menyelenggarakan konferensi pers, memformulasikan isyu penting di organisasi yang menarik untuk media, menyelenggarakan ramah tamah dengan media, menyelenggarakan kunjungan lapangan untuk pers, menyelenggarakan acara-acara khusus, wawancara khusus, menyediakan/ menjadi nara sumber media, monitoring pemberitaan media

Referensi